Simak kisah perjalanan Hidup Wang Deshun Yg mulai mengubah hidupnya di usia tua dan berhasil menginspirasi banyak orang..
Jumat, 28 Oktober 2016
Jangan pernah berkata terlalu tua untuk memulai sesuatu yang baik.
Jumat, 14 Oktober 2016
Kumpulan Pantun Gombal
Kumpulan Pantun Gombal
Peras santan,
di pinggir kali.
Nelpon mantan?
Boleh lah skali-kali.
Bikin anak,
di pojokan sekolah.
Kalau mau enak,
nikah dulu lah.
Ubek-ubek peti,
cari gunting.
Saking cinta mati,
neng rela bunting.
Tiduran di tandu,
berjam-jam.
Hati merindu,
mata sulit memejam.
Main mata,
mesem-mesem.
Neng tetep cinta,
biarpun abang keteknya asem.
Jangan tanya,
kapan lulus kuliah.
Ga dapet anaknya,
mamanya boleh lah.
Potong sebahu,
biar ga sendu.
Kamu tahu?
Aku rindu.
Kotak amal,
di goyang-goyang.
Kemarin aku di ramal,
jodohnya sama abang.
Panasin mentega,
karena mulai beku.
Kamu mau ga,
jadi imamku?
Nangis-nangis,
mobil kena srempet.
Neng manis,
mau dong dipepet.
Pecahan genting,
di bawah kursi.
Betah meeting,
karena si boss seksi.
Namanya penjahat,
polisi jadi inceran.
Bosan jadi temen curhat,
maunya pacaran.
Hari Jumat,
pada pake batik.
Salam hormat,
buat neng cantik.
Nembak itik,
langsung kena.
Kamu cantik,
hey nona!
Ga punya pendirian,
bikin jemu.
Ga mau sendirian,
maunya bobo sama kamu.
Potong kuku,
pendek-pendek.
Hatiku beku,
si abang mendadak ngondek.
Malam Jumat,
setan pada bertamu.
Rinduku kumat,
siang tadi ga bertemu.
Tunda lapar,
makan indomi.
Hati menggelepar,
cintapun bersemi.
Ikan lohan,
di atas tungku.
Daripada duduk jauhan,
mendingan abang pangku.
Duduk anteng,
nungguin loyang.
Abang ganteng,
mau dong digoyang.
Kuda sembrani,
larinya kencang.
Kalau berani,
nyatain dong sekarang.
Mata belo,
ala komedian.
Gue sama elo?
maunya jadian.
Pergi jalan-jalan,
jam 11 harus balik.
Ga ada penyesalan,
kamulah yang terbaik.
Artis ngondek,
senyumannya membius.
Ga masalah pendek,
yang penting kamu religius.
Ke salon creambath,
biar aliran darah lancar.
Bosen ah jadi sahabat,
maunya jadi pacar!
Makan semangka,
makan kedondong.
Kalau suka,
nyatain dong.
Beli ketan,
beli kain songket.
Biar udah mantan,
kita tetep lengket.
Lagi galau
dihibur Upin Ipin.
Bagaimana kalau
kita tukeran Pin?
Demikian artikel pantun gombal yang bisa saya berikan kali ini, semoga menghibur.
Peras santan,
di pinggir kali.
Nelpon mantan?
Boleh lah skali-kali.
Bikin anak,
di pojokan sekolah.
Kalau mau enak,
nikah dulu lah.
Ubek-ubek peti,
cari gunting.
Saking cinta mati,
neng rela bunting.
Tiduran di tandu,
berjam-jam.
Hati merindu,
mata sulit memejam.
Main mata,
mesem-mesem.
Neng tetep cinta,
biarpun abang keteknya asem.
Jangan tanya,
kapan lulus kuliah.
Ga dapet anaknya,
mamanya boleh lah.
Potong sebahu,
biar ga sendu.
Kamu tahu?
Aku rindu.
Kotak amal,
di goyang-goyang.
Kemarin aku di ramal,
jodohnya sama abang.
Panasin mentega,
karena mulai beku.
Kamu mau ga,
jadi imamku?
Nangis-nangis,
mobil kena srempet.
Neng manis,
mau dong dipepet.
Pecahan genting,
di bawah kursi.
Betah meeting,
karena si boss seksi.
Namanya penjahat,
polisi jadi inceran.
Bosan jadi temen curhat,
maunya pacaran.
Hari Jumat,
pada pake batik.
Salam hormat,
buat neng cantik.
Nembak itik,
langsung kena.
Kamu cantik,
hey nona!
Ga punya pendirian,
bikin jemu.
Ga mau sendirian,
maunya bobo sama kamu.
Potong kuku,
pendek-pendek.
Hatiku beku,
si abang mendadak ngondek.
Malam Jumat,
setan pada bertamu.
Rinduku kumat,
siang tadi ga bertemu.
Tunda lapar,
makan indomi.
Hati menggelepar,
cintapun bersemi.
Ikan lohan,
di atas tungku.
Daripada duduk jauhan,
mendingan abang pangku.
Duduk anteng,
nungguin loyang.
Abang ganteng,
mau dong digoyang.
Kuda sembrani,
larinya kencang.
Kalau berani,
nyatain dong sekarang.
Mata belo,
ala komedian.
Gue sama elo?
maunya jadian.
Pergi jalan-jalan,
jam 11 harus balik.
Ga ada penyesalan,
kamulah yang terbaik.
Artis ngondek,
senyumannya membius.
Ga masalah pendek,
yang penting kamu religius.
Ke salon creambath,
biar aliran darah lancar.
Bosen ah jadi sahabat,
maunya jadi pacar!
Makan semangka,
makan kedondong.
Kalau suka,
nyatain dong.
Beli ketan,
beli kain songket.
Biar udah mantan,
kita tetep lengket.
Lagi galau
dihibur Upin Ipin.
Bagaimana kalau
kita tukeran Pin?
Demikian artikel pantun gombal yang bisa saya berikan kali ini, semoga menghibur.
I cant give beautifull gift or wonderfull poem.I wouldn't swim accros of ocean or uphill the mountain to found it,because the best gift is aready exist .she someone is sitting beside me and that is you....
== Hadiah dari Putri ==
14 Oktober 2010 pukul 8:39
Menjelang Hari Raya , seorang Ayah membeli beberapa Gulung kertas kado. Putrinya yang masih kecil atau balita, meminta satu Gulung. “ untuk apa?” Tanya sang ayah. Untuk kado, mau kasih hadiah.”Jawab si kecil.”Jangan dibuang-buang ya!” Pesan si ayah , sambil memberikan satu gulungan kecil. Persis pd hari raya, pagi-pagi si cilik sudah bangun dan membangunkan ayahnya , “ Pa, Pa..Ada hadiah untuk Papa.” Sang ayah yang masih malas-malasan, matanya pun belum melek, menjawab, “Sudahlah nanti saja.” Tetapi si kecil pantang menyerah, “Pa, Pa, bangun Pa sudah siang.”
Ah, kamu gimana sih? Pagi-pagi sudah bangunin papa. “ia mengenali kertas kado yang pernah ia berikan kepada anaknya. “ hadiah apa nih?” Tanya si ayah. “ hadiah hari raya untuk papa. Buka dong pa, buka sekarang. “jawab si kecil. Dan sang ayah pun membuka bingkisan itu. Ternyata didalamnya hanya sebuah kotak kosong. Tidak berisi apa pun juga. “ Ah, kamu bisa saja. Bingkisannya kok kosong. Buang-buang kertas kado Papa. Kan mahal?” sikecil menjawab, “ nggak Pa, Nggak kosong. Tadi, Putri masukin begitu buaanyaak ciuman untuk papa.
Sang ayah terharu, ia mengangkat anaknya. Dipeluknya, diciumnya. “Putri, papa belum pernah menerima hadiah seindah ini. Papa akan selalu menyimpan Boks ini. Papa akan bawa ke kantor Dan sekali-kali kalau perlu ciuman Putri, papa akan mengambil satu. Nanti, kalau kosong, diisi lagi ya!”
Hikmah yang dapat di petik:
Boks Kosong yang sesaat sebelumnya, dianggap tidak berisi, tidak memiliki nilai apapun, tiba-tiba terisi, tiba-tiba memiliki nilai yang begitu tinggi. Lalu kendati Kotak itu memiliki nilai yang sangat tinggi di mata sang ayah, di mata Orang lain tetap juga tidak memiliki nilai apapun. Orang lain akan tetap menganggapnya kotak kosong. KosoNg bagi ssorg bisa dianggap penuh oleh orang lain dan sebaliknya. Kosong dan penuh, dua-duanya merupakan produk dari “ Pikiran” Kita. Sebagaimana kita memandangi hidup, demikianlah kehidupan kita. Hidup menjadi berarti, bermakna, Karena kita memberikan arti kepadanya, memberikan makna kepadanya. Bagi mereka yang tidak memberikan makna, tidak memberikan arti, makna hidup ini ibarat Lembaran kertas yang kos0ng.
Sumber perumusan artikel:
Tim Kepanitiaan Ifthor Jama'i (Senin-Kamis) YISC Al-Azhar Jakarta
== Hadiah dari Putri ==
14 Oktober 2010 pukul 8:39
Menjelang Hari Raya , seorang Ayah membeli beberapa Gulung kertas kado. Putrinya yang masih kecil atau balita, meminta satu Gulung. “ untuk apa?” Tanya sang ayah. Untuk kado, mau kasih hadiah.”Jawab si kecil.”Jangan dibuang-buang ya!” Pesan si ayah , sambil memberikan satu gulungan kecil. Persis pd hari raya, pagi-pagi si cilik sudah bangun dan membangunkan ayahnya , “ Pa, Pa..Ada hadiah untuk Papa.” Sang ayah yang masih malas-malasan, matanya pun belum melek, menjawab, “Sudahlah nanti saja.” Tetapi si kecil pantang menyerah, “Pa, Pa, bangun Pa sudah siang.”Ah, kamu gimana sih? Pagi-pagi sudah bangunin papa. “ia mengenali kertas kado yang pernah ia berikan kepada anaknya. “ hadiah apa nih?” Tanya si ayah. “ hadiah hari raya untuk papa. Buka dong pa, buka sekarang. “jawab si kecil. Dan sang ayah pun membuka bingkisan itu. Ternyata didalamnya hanya sebuah kotak kosong. Tidak berisi apa pun juga. “ Ah, kamu bisa saja. Bingkisannya kok kosong. Buang-buang kertas kado Papa. Kan mahal?” sikecil menjawab, “ nggak Pa, Nggak kosong. Tadi, Putri masukin begitu buaanyaak ciuman untuk papa.
Sang ayah terharu, ia mengangkat anaknya. Dipeluknya, diciumnya. “Putri, papa belum pernah menerima hadiah seindah ini. Papa akan selalu menyimpan Boks ini. Papa akan bawa ke kantor Dan sekali-kali kalau perlu ciuman Putri, papa akan mengambil satu. Nanti, kalau kosong, diisi lagi ya!”
Hikmah yang dapat di petik:
Boks Kosong yang sesaat sebelumnya, dianggap tidak berisi, tidak memiliki nilai apapun, tiba-tiba terisi, tiba-tiba memiliki nilai yang begitu tinggi. Lalu kendati Kotak itu memiliki nilai yang sangat tinggi di mata sang ayah, di mata Orang lain tetap juga tidak memiliki nilai apapun. Orang lain akan tetap menganggapnya kotak kosong. KosoNg bagi ssorg bisa dianggap penuh oleh orang lain dan sebaliknya. Kosong dan penuh, dua-duanya merupakan produk dari “ Pikiran” Kita. Sebagaimana kita memandangi hidup, demikianlah kehidupan kita. Hidup menjadi berarti, bermakna, Karena kita memberikan arti kepadanya, memberikan makna kepadanya. Bagi mereka yang tidak memberikan makna, tidak memberikan arti, makna hidup ini ibarat Lembaran kertas yang kos0ng.
Sumber perumusan artikel:
Tim Kepanitiaan Ifthor Jama'i (Senin-Kamis) YISC Al-Azhar Jakarta
Langganan:
Komentar (Atom)