Jumat, 14 Oktober 2016

         I cant give beautifull gift or wonderfull poem.I wouldn't swim accros of ocean or uphill the mountain to found it,because the best gift is aready exist .she someone is sitting beside me and that is you....


== Hadiah dari Putri ==
14 Oktober 2010 pukul 8:39
Menjelang Hari Raya , seorang Ayah membeli beberapa Gulung kertas kado. Putrinya yang masih kecil atau balita, meminta satu Gulung. “ untuk apa?” Tanya sang ayah. Untuk kado, mau kasih hadiah.”Jawab si kecil.”Jangan dibuang-buang ya!” Pesan si ayah , sambil memberikan satu gulungan kecil. Persis pd hari raya, pagi-pagi si cilik sudah bangun dan membangunkan ayahnya , “ Pa, Pa..Ada hadiah untuk Papa.” Sang ayah yang masih malas-malasan, matanya pun belum melek, menjawab, “Sudahlah nanti saja.” Tetapi si kecil pantang menyerah, “Pa, Pa, bangun Pa sudah siang.”

Ah, kamu gimana sih? Pagi-pagi sudah bangunin papa. “ia mengenali kertas kado yang pernah ia berikan kepada anaknya. “ hadiah apa nih?” Tanya si ayah. “ hadiah hari raya untuk papa. Buka dong pa, buka sekarang. “jawab si kecil. Dan sang ayah pun membuka bingkisan itu. Ternyata didalamnya hanya sebuah kotak kosong. Tidak berisi apa pun juga. “ Ah, kamu bisa saja. Bingkisannya kok kosong. Buang-buang kertas kado Papa. Kan mahal?” sikecil menjawab, “ nggak Pa, Nggak kosong. Tadi, Putri masukin begitu buaanyaak ciuman untuk papa.

Sang ayah terharu, ia mengangkat anaknya. Dipeluknya, diciumnya. “Putri, papa belum pernah menerima hadiah seindah ini. Papa akan selalu menyimpan Boks ini. Papa akan bawa ke kantor Dan sekali-kali kalau perlu ciuman Putri, papa akan mengambil satu. Nanti, kalau kosong, diisi lagi ya!”

Hikmah yang dapat di petik:
Boks Kosong yang sesaat sebelumnya, dianggap tidak berisi, tidak memiliki nilai apapun, tiba-tiba terisi, tiba-tiba memiliki nilai yang begitu tinggi. Lalu kendati Kotak itu memiliki nilai yang sangat tinggi di mata sang ayah, di mata Orang lain tetap juga tidak memiliki nilai apapun. Orang lain akan tetap menganggapnya kotak kosong. KosoNg bagi ssorg bisa dianggap penuh oleh orang lain dan sebaliknya. Kosong dan penuh, dua-duanya merupakan produk dari “ Pikiran” Kita. Sebagaimana kita memandangi hidup, demikianlah kehidupan kita. Hidup menjadi berarti, bermakna, Karena kita memberikan arti kepadanya, memberikan makna kepadanya. Bagi mereka yang tidak memberikan makna, tidak memberikan arti, makna hidup ini ibarat Lembaran kertas yang kos0ng.

Sumber perumusan artikel:
Tim Kepanitiaan Ifthor Jama'i (Senin-Kamis) YISC Al-Azhar Jakarta



Tidak ada komentar:

Posting Komentar