Selasa, 29 November 2016

Kumpulan pantun gombal rayuan maut eps 1

Kumpulan pantun gombal

Kau bagaikan sebuah jari-jari, yang memegang erat sebuah paku.
Kau sama seperti pencuri, yang telah mencuri hatiku.

Jalan-jalan pakai motor matik, sambil bawa bekal telur dadar.
Kau hari ini tampak begitu cantik, sampai melebihi Jesika Iskandar.

Manusia dibagi menjadi dua jenis, serta ada yang muda dan ada yang tua.
Kau hari ini tambak begitu manis, sampai-sampai melebihi manisnya Gita Gutawa.

Tubuhmu begitu lentik, pasti kamu sering minum jamu.
Bagi oranglain mungkin kau tidak terlalu cantik, tapi bagiku tidak ada yang secantik dirimu.

Bagiku kau itu setangkai kembang, kembang yang tak akan pernah jemu.
Aku ingin menjadi kumbang, supaya bisa sering hinggap di pelukmu.

Air itu suka diobaok-obok, habis diobok-obok terus diminumkan ke sapi.
Habis mandi langsung bobok, supaya bisa cepet ketemu kamu di dalam mimpi.

Bunga itu bunga mawar, sering ditaruh sebagai hiasan saku.
Aku ingin menjadi trotoar, supaya kau dapat berjalan dengan mudah ke hatiku.

Kau bagaikan sebuah jalan, yaitu sebuah jalan yang berliku-liku.
Bagiku kau adalah rembulan, yang bersinar terang menyinari hidupku.

Makan nasi sama sekoteng, minumnya minum jamu.
Aku memang bukan orang ganteng, tapi hatiku ini tulus untukmu.

Naik motor sama mama papa, pakainya motor matik.
Eeee tadi aku pikir siapa, Ternyata adinda yang cantik.

Gula pasir lebih manis gula jawa, buah mahoni lebih pahit dari jamu.
Hatiku ini takkan mendua, karena hati ini telah jadi milikmu.

Jalan-jalan ke negara Inggris, banyak gedung berbaris-baris.
Aku rela ditusuk ditusuk keris, demi cintakmu kepada Adinda yang manis.

Buat sangkar harus pakai paku, sebelum buat sangkar enaknya minum jamu.
Tidak ada wanita lain di hatiku, karena hatiku hanya untukmu.

Makanan busuk memang bau, bila dimakan rasanya pahit seperti jamu.
Sebenarnya ku ingin kau tau, aku tak bisa hidup tanpa cintamu.

Buah salak buah duku, tidak bisa dibuat jamu.
Bila kau belah dadaku, akan kau temukan tulisan namamu.

Ku ajak pergi ke pantai kau tidak mau, soalnya aku ingin berdua denganmu.
Saat ini yang perlu kau tau, ku tak bisa hidup tanpa dirimu.

Pagi-pagi enaknya makan roti, karena setelah itu harus pergi menuntut ilmu.
Kamu jangan berkecil hati, karena hatiku hanya untukmu.

Kalau nembak cewek jangan pakai senapan, berilah dia buah duren.
Aku memang bukan orang yang tampan, tetapi aku imut-imut dan keren.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar