Selasa, 11 Februari 2020
pantun selamat pagi
pantun selamat pagi
Ada kertas diberi perekat
Kertasnya kuat dalamnya hangat
Selamat aktivitas wahai sahabat
Semoga kita tetap semangat
Tomat dan ragi dimakan itik
Dibuat jamu harganya naik
Selamat pagi dinda yang cantik
Semoga harimu berjalan baik
Kudanya pergi membawa papan
Hilang giginya diambil pelikan
Selamat pagi abang yang tampan
Moga rejekinya makin dilancarkan
Tambah segelas air hangat
Biar manis tambahlah coklat
Assalamu alaikum wahai sahabat
Pagi ceria makin semangat
Ada ular masuk ke goa
Air minum pencuci muka
Pagi kubuka dengan doa
Assalamu alaikum salam pembuka
Duduk santai di tengah taman
Lihat gadis sedang berkeluyuran
Selamat pagi wahai teman
Moga harimu penuh keberuntungan
pantun pagi lucu
Tong kosong nyaring bunyinya
Kalo hatimu kosong, bolehkah aku mengisinya?
Bila rugi tolong gantikan
Biar tak murung wajahnya berantakan
Selamat pagi aku ucapkan
Moga harimu makin menyenangkan
Membuat tapai pakai ragi
Minum segar bunga selasih
Ini pantun selamat pagi
Untuk dirimu wahai kekasih
Pohon randu di buat peti
Pagiku rindu setengah mati
Pergi berjalan ke dataran rendah
Dari Minahasa ke Pariaman
Pagi ini akan terasa indah
Bila senantiasa beri senyuman
Benih bibit banyak dicari
Nasi ketan buat kenduri
Telah terbit sang matahari
Peluang emas masih diberi
gambar pantun selamat pagi
Jalan-jalan ke kota Solo
Lewat sendiri ke kota Bantul
Begini nasib seorang jomblo
Pagi pagi memeluk dengkul
Sangat tinggi tiang pipa
Saat rehat duduk nikmatnya
Selamat pagi salam jumpa
Semoga sehat kabar semuanya
Sudah datang si tukang jamu
Jamu manjur dicampur akar
Bangun tidur ingat dirimu
Met pagi gimana kabar?
Bunga berseri kumbang merapat
Kumbang biru suka menyengat
Cahaya mentari terasa hangat
Jalani hidup dengan semangat
Pulau Jawa banyak batik
Pulau Sumatera banyak itik
Pagi pagi disapa si cantik
Dadaku bergoncang saat melirik
Sakit gigi jangan dicubit
Sakit nyeri di bawah kulit
Mentari pagi beranjak terbit
Pertanda diri haruslah bangkit
pantun pacaran
Anak anjing berlari-lari
Tumpah semua beras di nampan
Bukan malas mandi pagi hari
Hanya takut wajahku makin tampan
Jalan-jalan ke selat Malaka
Tiba di pasar bertemu waria
Tirai mentari telah dibuka
Sambutlah pagi dengan ceria
Hidup damai adalah seni
Masak daging beri kemiri
Bersyukur kawan di pagi ini
Sejuta nikmat telah diberi
Burung perkutut tersambar petir
Kayu jati untuk diukir
Jangan takut jangan khawatir
Hatiku setia sampai akhir
Dari Brastagi ke Pangandaran
Nyari duku sama ikan teri
Selamat pagi wahai yang tampan
Bila tersenyum, pagiku berseri
Gadis manis pandai menari
Kalau senyum terlihat gigi
Mimpi indah senyum sendiri
Tak tahu hari sudahlah pagi
pantun lucu cinta selingkuh
Obat gigi sudah diramu
Dicampur madu biarkan larut
Selamat pagi hanya untukmu
Ayu tersenyum jangan cemberut
Perahu layar ke tepian
Dari hulu sungai Asahan
Daripada pagi kesepian
Mending kita cepat nikahan
Lalu lalang banyak kendaraan
Tetap waspada sepanjang jalan
Salam hangat persaudaraan
Untuk sahabat dan handai taulan
Burung pipit di atas lembu
Terbang ke ranting indah terlihat
Ayo bangkit dari tidurmu
Sambut pagi dengan semangat
Pintar adik menyikat gigi
Sehabis makan semangkuk roti
Aku ucapkan selamat pagi
Untuk sahabat yang satu hati
Indah mawar bunganya merah
Tempat bermain si anak lebah
Pagi ini pagi yang cerah
Moga hari semakin indah
pantun jenaka jomblo
Pohon randu banyak durinya
Tangan bermain kaki melangkah
Sambut pagi dengan gembira
Moga kita mendapat berkah
Daging dibagi dicampur bihun
Nasinya mentah diberi timun
Pagi pagi lekaslah bangun
Mari bekerja jangan melamun
Walau selasih tertumpah arang
Jangan batalkan membuat pindang
Walau kekasih direbut orang
Jangan bersedih usah meradang
Beli jambu sama pak tani
Beli duku di pinggir kali
Sapa mesramu pagi ini
Buatku tersipu bahagia sekali
Sakit gigi kepala melayang
Mulut kaku pipi pun jadi keram
Selamat pagi kekasih tersayang
Adakah diriku di mimpimu semalam
Ada dokar di tengah tengah
Pendek rodanya amatlah rendah
Surya bersinar sangatlah cerah
Membuat hidup semakin indah
pantun jenaka tentang cinta
Sungguh indah pesona Mekah
Senang hati berkunjung ke sana
Pagi hari ketiban berkah
Sujud pada-Nya panjatkan doa
Pohon tinggi dahannya getas
Dibikin gubuk rakyat jelata
Met pagi met beraktivitas
Untuk kamu yang cantik jelita
Burung nuri burung gelatik
terbang tinggi ke danau beku
Selamat pagi gadis yang cantik
Semoga engkau terima cintaku
Taman indah di bukit tinggi
Naik dokar memikul peti
Rindu pun datang pagi-pagi
Membuat berdebar jantung hati
Tanam jagung tanam di ladang
Mandi di sungai mendapat tiram
Malam tak tidur trus begadang
Pagi tak bangun, ibu menyiram
Pagi-pagi duduk di bangku
Ditemani dengan kopi hangat
Assalamu’alaikum wahai sayangku
Semoga pagi ini tetap semangat
pantun motivasi pagi
Pohon bambu tegak berdiri
Pohon jambu daunnya persegi
Sapa manismu sehangat mentari
Senyum sejukmu bak embun pagi
Ke kondangan memakai batik
Sampai disana dikasih coklat
Assalamu’alaikum kamu yang cantik
Sudahkah mandi sudahkah sholat?
Kalau pergi bawa kebaya
Bawalah juga kain selendangnya
Selamat pagi dunia maya
Apakah anda sehat kabarnya
Ada burung tidur mendengkur
Tidur pulas sayapnya patah
Ibu-ibu bergulat di dapur
Bapak-bapak mencari nafkah
Kamar baru bentuk persegi
Datang disewa si tukang roti
Tak jemu kuucap selamat pagi
Untuk dirimu pemilik hati
Bocah nakal bapaknya siapa
Datang dengan wajah ditekuk
Pagi yang indah telah menyapa
Jangan disambut dengan mengantuk
pantun jenaka merayu cinta wanita
Ke kebun membawa paku
Sampai disana melihat kawat
Assalamu’alaikum bidadariku
Jangan lupa makan dan istirahat
Cahaya pagi membuat bayang
Pulang ke desa membawa sampan
Selamat pagi duhai sayang
Lekas mandilah biar tampan
Naik mobil ke dokter gigi
Pakai baju terdapat noda
Asslamu’alaikum selamat pagi
Senyummu manis slalu menggoda
Ke pasar Minggu membeli jamu
Naik kereta duduknya di bangku
Aku tunggu senyum manismu
Untuk menambah indahnya pagiku
Ke pasar membeli buah duku
Minumnya es airnya beku
Assalamu’alaikum selamat pagi dariku
Untuk kamu wahai istriku
Buka album bersihkan lagi
Tersimpan memori kenangan lama
Assalamualaikum selamat pagi
Nikmati kopi dan setangkai bunga
pantun 4 baris cinta lucu
Sejuk dinginnya kota Cimahi
Dua baju di dalam wadah
Sujud syukur pada Ilahi
Gunakan hidup untuk ibadah
Tidur terlelap dibuai mimpi
Mimpi berjumpa seorang putri
Berpimpin tangan menyanyi menari
Assalamu’alaikum selamat pagi
Bunga sekuntum diberi ragi
Putih berseri harum baunya
Assalamualaikum dan selamat pagi
Semoga sehat dan bahagia
Bersepeda jauh sampai ke Kupang
Dari Kupang menuju Padang
Mentari cerah menyapa bintang
Bintang minggat pulang ke kandang
Pohon mangga buahnya lebat
Secangkir kopi diminum hangat
Selamat pagi para sahabat
Sambut ceria dengan semangat
Pergi ke sawah membawa duku
Jangan lupa mencari lintah
Selamat pagi untuk cintaku
Semoga harimu penuh berkah
pantun selamat pagi
Bangun tidur menggosok gigi
Bangun jangan lambat-lambat
Aku ucapkan selamat pagi
Untuk teman dan kerabat
Pak Kades sedang pidato
Tiba-tiba ada yang kentut
Awali pagi dengan berfoto
Moga-moga ada yang kepincut
Pergi ke desa membeli madu
Tak ada madu pulangnya rugi
Untuk kamu yang aku rindu
Aku sampaikan selamat pagi
Tebar ragi lahan bergambut
Agar tanah dapat merekah
Selamat pagi harus disambut
Salam jum’at penuh barokah
Banyak ikan menggigit kaki
Ikan dijaring simpan di peti
Jangan risaukan tentang rezeki
Yang penting kerja sepenuh hati
Tersipu malu pipinya memerah
Dirayu manja pangeran tampan
Pagi-pagi berangkat ke sekolah
Berjalan riang bersama kawan
pantun cinta lucu
Negeri kincir namanya Belanda
Lihat di peta bentuknya naga
Selamat pagi teruntuk anda
Agar semangat kian terjaga
Putih bersih gumpalan awan
Sayap elang dikepak-kepakan
Apa kabar kawan-kawan
Selamat pagi aku ucapkan
Duduk santai di tengah taman
Seekor kucing memakan ikan
Selamat pagi wahai teman
Semoga harimu menyenangkan
Hati-hati melintas jalan
Ikut lorong pejalan kaki
Selamat pagi kawan-kawan
Moga ceria sepanjang hari
Sungguh indah kota Cianjur
Dimana-mana terbentang sawah
Jangan lupa untuk bersyukur
Masih bertemu pagi yang indah
Sangat tinggi pohon kelapa
Tumbuh di pantai dan rawa rawa
Izinkan aku untuk menyapa
Selamat pagi sahabat semua
pantun humor
Burung tekukur hinggap di dahan
Mencari makan menggaruk-garuk
Bersyukur kita kepada Tuhan
Masih menghirup pagi yang sejuk
Sepiring nasi untuk sarapan
Secangkir kopi sebagai teman
Senyuman pagi dibiasakan
Agar kita diberkahi Tuhan
Makan jambu di kota Brastagi
Makan bakpia di tepi pantai
Salam hangat selamat pagi
Semoga bahagia selalu menyertai
Nenek tua tak punya gigi
Sangat unik cara kunyahnya
Aku ucapkan selamat pagi
Salam hangat untuk semuanya
Carilah harta setinggi gunung
Gunung tinggi di pulau sumatra
Pagi pagi hati sudah bingung
Lihat sarapan tak ada di meja
Datang pergi penjual kelapa
Hujan lebat di hari senja
Selamat pagi aku menyapa
Kepada sahabat di mana saja
pantun cinta romantis
Siang-siang membawa rabuk
Singgah sebentar di depan tugu
Assalamualaikum warga facebook
Selamat pagi di hari minggu
Main bola bikin keringat
Terbang jauh burung gelatuk
Awali pagi dengan semangat
Cuaca mendung bikin mengantuk
Tanam padi biar berisi
Sudah berisi jadikan beras
Selamat pagi kawan di sini
Ayo semangat beraktivitas
Orang penting berangkat pergi
Gayanya keren seperti marmut
Good morning selamat pagi
Jumpa lagi denganku yang imut
Sakit gigi gara-gara makan teri
Sakitnya kayak kelindes roda
Selamat pagi wahai sang bidadari
Kamu tambah cantik menggoda
Sakit gigi kepala melayang
Mulut kaku pipi jadi keram
Selamat pagi kekasihku sayang
Adakah diriku di mimpimu semalam
pantun lucu pelakor
Kucing beranak berpindah-pindah
Demi keamanan anak-anaknya
Salam sapa pagi yang indah
Untuk keluarga dan rekan kerja
Pohon bambu tegak berdiri
Pohon jambu daunnya persegi
Sapamu sehangat mentari
Senyummu sesejuk embun pagi
Sambil mendaki membawa kecap
Kecap dipakai untuk sedekah
Hanya pantun yang bisa kuucap
Bersama senyum yang selalu merekah
Bunga menari di atas jerami
Menari disko membawa buku
Selamat pagi wahai suami
Slalu cinta dan sayang padaku
Makan mie minumnya kuah
Lebih sedap ditambah ragi
Biar rejeki datang melimpah
Jangan malas di waktu pagi
Ambil ragi di atas buku
Roti dipanggang berbau wangi
Selamat pagi dari hatiku
Teruntukmu yang paling kusayangi
pantun rayuan buat cewek
Mau pergi ke dokter gigi
Perginya jauh membawa itik
Matahari sudah meninggi
Ayo bangun dinda yang cantik
Sabtu Minggu menjemput tamu
Membeli kopi dan juga duku
Aku tunggu senyum manismu
Tuk melengkapi indahnya pagiku
Pohon beringin daunnya rimbun
Banyak berjajar pohon kenari
Rindu padamu serupa embun
Selalu datang setiap pagi
Jangan terlalu bersedih hati
Karena bisa tambah sengsara
Seiring terbit sinar mentari
Sambutlah pagi dengan gembira
Pantai losari pantai yang indah
Apalagi kala senja menjelang
Pagi hariku makin merekah
Melihat senyummu adinda sayang
Azan menggema sebelum petang
Salat wajib yang lima waktu
Mentari pagi akhirnya datang
Ku ingin segera jumpa denganmu
pantun cinta lucu merayu cowok
Jika ingin memakan rendang
Pergilah engkau ke kota Padang
Adzan subuh berkumandang
Segera bangun untuk sembahyang
Seekor kupu berwarna pelangi
Hinggaplah dia di pohon jambu
Aku ucapkan selamat pagi
Semoga indah hari harimu
Bulu merak bagai pelangi
Warnanya sungguh indah meriah
Ini janjiku di pagi ini
Ku kan segera ajak kau nikah
Macet parah di jalan Semanggi
Banyak pedagang bawa jerami
Mentari cerah menyapa pagi
Udara sejuk hangatkan bumi
Mentari pagi sudah memancar
Memancar tembus seperti senar
Selamat pagi ku punya pacar
Moga wajahmu selalu bersinar
Para petani pergi ke sawah
Berjalan lewat sebuah danau
Suasana pagi ini teramat indah
Jangan biarkan hatimu galau
pantun lucu perkenalan
Beradu silat dengan parang
Para jawara berunjuk gigi
Burung-burung bernyanyi riang
Sambil mengucapkan selamat pagi
Sabtu pagi beli pasta gigi
Siangnya beli kacamata
Hey kamu selamat pagi
Iya kamu, yang aku cinta
Lawannya pendek adalah panjang
Panjang mendaki berdaki-daki
Selamat pagi istriku tersayang
Moga bahagia sepanjang hari
Burung bernyanyi di malam hari
Babi tidur di atas ranjang
Jangan murung di pagi hari
Nanti rejeki diambil orang
Anak sekolah berambut poni
Lucu dan lincah bawa jerami
Sungguh indah pagiku ini
Membuat hati cerah bersemi
Pergi ke pasar membeli papan
Naik kereta membawa ragi
Jangan lupa ambil sarapan
Bekal tenaga di waktu pagi
pantun jenaka lucu
Ke Brastagi menuntut ilmu
Semua hadir berbaju rapi
Selamat pagi teruntuk kamu
Semalam hadir di dalam mimpi
Pakai selendang terlihat anggun
Pergi mengaji untuk belajar
Ayo sayang lekaslah bangun
Sambut pagi udaranya segar
Mau pergi angin menerpa
Daun menebar kemana mana
Selamat pagi aku menyapa
Gimana kabar dinda disana?
Di Rawamangun duduk melamun
Tetap bernyanyi walau berkabut
Ayo bangun semuanya bangun
Jangan sembunyi dibalik selimut
Lem besi pasti melekat
Memasang kawat di atas peti
Selamat pagi wahai sahabat
Bisakah kita berjumpa nanti
Tamu jauh tak pulang-pulang
Mungkin dia merasa kerasan
Pagi penuh semangat datang
Jangan disambut dengan bermalasan
Bunga melati ditutup kertas
Tumbuh elok di dalam taman
Selamat pagi selamat beraktivitas
Moga selalu dalam perlindungan
Tanah dibakar menjadi bata
Daun dikikih menjadi jamu
Wahai ayah ibu tercinta
Selamat pagi dari anakmu
Air mengalir di ujung muara
Mengalir hingga ke sungai Kapuas
Selamat pagi sahabat semua
Selamat menjalankan aktivitas
Walaupun pagi sedikit redup
Tapi semangat tetap menyala
Terbiasa berbagi di kala hidup
Hidup kan nikmat kaya pahala
Riuh gembira si anak panti
Saat sedang makan serabi
Mentari pagi telah menanti
Mari berjuang mengais rejeki
Ke kota Palu mencari ilmu
Sukses selalu untuk dirimu
Hawa pagi telah terganti
Dengan sejuk di relung hati
Rabu, 22 Januari 2020
pantun mantan
Beli santan dikedai mahmut
Kedai mahmut ditelaga
Eh mantan jangan sok imut
Muka ente kayak semfak naga
Buah kelapa ada dihutan
Dihutan banyak dahan
Buat apa ingat mantan
Mending kita ingat tuhan
Dijakarta ada ikan
Di jambi ada badak
Jika kita balikan
Kamu mau gak?
Main layang dipohon duku
Jangan lupa beli palu
Selamat siang duhai mantanku
Semoga kau sehat selalu
Ke Jakarta naik bus
jangan lupa beli paku
Walaupun kita udah putus
aku tetap cinta padamu
Buah kelapa dibuat santan
Dibuatnya waktu petang
Buat apa mengingat mantan
Mending kamu inget utang
Kapal tenggelam disungai duku
Disungai duku ada jamu
Selamat malah wahai mantanku
Aku rindu sekali padamu
Kue bolu dimakan paklek
Paklek pergi nangkap itik
Kalau dulu kamu jelek
Kok sekarang makin cantik?
Di jakarta ada suara mendesah
Di surabaya ada sekuriti
Walaupun kita udah berpisah
Kau selalu tetap di hati..
Beli santan dikasih plastik
Santan ada didalam goa
Eh mantan jangan sok cantik
Muka anda kek daki kecoa
Ada ikan dimaluku
Beli koyo dengan paku
Kasian sekali mantanku
Udah loyo dan tak laku
Air tergenang diatas papan
Diatas papan ada lilin
Jangan kenang simantan
ia udah jadi milik orang lain
Pantun Gombal Lucu
Ke salon creambath,
biar aliran darah lancar.
Bosen ah jadi sahabat,
maunya jadi pacar!
Namanya penjahat,
polisi jadi inceran.
Bosan jadi temen curhat,
maunya pacaran.
Ubek-ubek peti,
cari gunting.
Saking cinta mati,
neng rela bunting.
Tiduran di tandu,
berjam-jam.
Hati merindu,
mata sulit memejam.
Main mata,
mesem-mesem.
Neng tetep cinta,
biarpun abang keteknya asem.
Bikin anak,
di pojokan sekolah.
Kalau mau enak,
nikah dulu lah.
Jangan tanya,
kapan lulus kuliah.
Ga dapet anaknya,
mamanya boleh lah.
Potong sebahu,
biar ga sendu.
Kamu tahu?
Aku rindu.
Panasin mentega,
karena mulai beku.
Kamu mau ga,
jadi imamku?
Nangis-nangis,
mobil kena srempet.
Neng manis,
mau dong dipepet.
Pecahan genting,
di bawah kursi.
Betah meeting,
karena si boss seksi.
Hari Jumat,
pada pake batik.
Salam hormat,
buat neng cantik.
Kotak amal,
di goyang-goyang.
Kemarin aku di ramal,
jodohnya sama abang.
Nembak itik,
langsung kena.
Kamu cantik,
hey nona!
Ga punya pendirian,
bikin jemu.
Ga mau sendirian,
maunya bobo sama kamu.
Makan semangka,
makan kedondong.
Kalau suka,
nyatain dong.
Beli ketan,
beli kain songket.
Biar udah mantan,
kita tetep lengket.
Potong kuku,
pendek-pendek.
Hatiku beku,
si abang mendadak ngondek.
Tunda lapar,
makan indomi.
Hati menggelepar,
cintapun bersemi.
Ikan lohan,
di atas tungku.
Daripada duduk jauhan,
mendingan abang pangku.
Duduk anteng,
nungguin loyang.
Abang ganteng,
mau dong digoyang.
Kuda sembrani,
larinya kencang.
Kalau berani,
nyatain dong sekarang.
Lagi galau
dihibur Upin Ipin.
Bagaimana kalau
kita tukeran Pin?
Mata belo,
ala komedian.
Gue sama elo?
maunya jadian.
Pergi jalan-jalan,
jam 11 harus balik.
Ga ada penyesalan,
kamulah yang terbaik.
Malam Jumat,
setan pada bertamu.
Rinduku kumat,
siang tadi ga bertemu.
Artis ngondek,
senyumannya membius.
Ga masalah pendek,
yang penting kamu religius.
Pantun Lucu
Ke jakarta naiklah pesawat
Pesawat terbang, landingnya susah
Kalau cinta sudah melekat
Siang terbayang, malam mimpi basah
Makan roti pake sambel
Makan telor pake garem
Kalo ogut lagi kesel
Mata ogut suka merem
Beli aspirin obat mata
Anak kuda di pingir kali
Biar miskin aku tetap cinta
Karna harta gampang di cari
Elok berjalan kota tua
Kiri kanan berbatang sepat
Elok berbini orang tua
Perut kenyang ajaran dapat
Limau purut di tepi rawa
Buah diranting belum masak
Sakit perut sebab tertawa
Melihat kucing duduk berbedak
Pohon cabe berbuah cabe
Pohon tomat berbuah tomat
Kalo pohon tomat berbuah cabe
Itu ajaib. Iya ngga Mati?
kalo mau menanam padi
lihat dulu cuacanya
kolo tau Q mau mandi
Jangan lupa, ngintip ya!
Pergi ke pasar naik onta
Membeli anting intan permata
Gak peduli situ udah tua
Yang penting saling mencinta
Buat apa panen kelapa
Kalau belum tumbuh tunas
Buat apa membeli vespa
Cicilan kompor saja belum lunas
jangan suka menulis di atas kaca
menulislah diatas meja
janganlah menangis karena cinta
menangislah karena dosa
karung hilang dikasih semen
ditinggal ayam satu kabur
gimana ente dibilang cemen
dikasih cendol malah kabur
Malam hari main kolintang
Bersama pacar tersayang
Bagaimana hati tidak bimbang
Kepala botak minta di kepang
Baju baru dipake sayang
beli dimall pake atm mandiri
knapa semua pada kabur sayang
itu karena kamu belum mandi
Jait baju bikin kebaya
Untuk kondangan dihari selasa
Di kasih tau ga percaya
Kalo Ane bukan buaya
seorang anak bernyanyi ria
sambil bernyanyi menari pula
siapa yang tidak bakal tertawa
disangka waras ternyata gila
Limau purut di tepi rawa
Buah diranting belum masak
Sakit perut sebab tertawa
Melihat kucing duduk berbedak
Ada cacing makan ikan
Udeh kenyang renang ke tangki
Mau tau yang melelahkan
pergi ke Bandung berjalan kaki
Bunga skuntum boleh di ikat
Bunga dahlia hanya sebatang
Sekali senyum aku terpikat
Senyum kedua dompetku hilang
Mengarang lagu lalu kunyanyikan
Untuk menghibur si bunga pujaan
Adakah sibunga merasa nyaman
Mari kita teruskan di pelaminan
baca juga: Pantun Cinta
Orang sasak pergi ke Bali
Membawa pelita semuanya
Berbisik pekak dengan tuli
Tertawa si buta melihatnya
Berakit-rakit ke hulu
Berenang renang ketepian
Mantan udah kepenghulu
Kita masih kesepian
Mengambil air di dalam perigi
Tali timbanya panjang sehasta
Jikalau kucing tak bergigi
Alamat tikus berpesta pora
Malam hari main kulintang
ditemani sobat sobat tersayang
gimana hati kagak bimbang
Kepala botak minta dikepang
burung perkutut
burung kutilang
kamu kentut
gak bilang bilang
Daun sirih daun kelor
Ayam berkokok mau bertelor
apa isi di balik kolor
satu pistol dua pelor
Pantun Lucu Tentang Cinta
pantun lucu tentang cinta
Ada orang Maluku di jitak
Dijitak sama orang Batak
Selama jantungku masih berdetak
Cintaku tak akan luluh lantak
Naik delman dekat pak kusir
Banyak lubang lambat jalannya
Pantas saja saya naksir
Kamu memang cantik orangnya
Pergi ke kebun ambil pepaya
Banyak petani sedang bekerja
Tolong obati hati saya
Dengan cinta darimu saja
Anak ikan main di paya,
Banyak berudu tiada induknya
Tolong katakan kepada saya
Kalau rindu apa obatnya?
Buah mangga buah kweni
Dimakan dengan pisang raja
Mohon terima cintaku ini
Kalau tidak, pedih terasa
Tepi pantai bermain pasir
Kota Jepara kota ukir
Sudah lama diriku naksir
Namun dia kelamaan mikir
Perahu layar ke tepian
Dari hulu sungai Asahan
Daripada hidup kesepian
Mending kita cepat nikahan
baca juga: Pantun Nasehat
Kayu meranti kayu telugu
Tumbuh anggrek jadi benalu
Kamu menanti aku menunggu
Mengatakan cinta rasanya malu
Bila ingin ikan petis
Datang saja ke Maluku
Jika ingin lelaki romantis
Datang saja kepadaku
Kalau ingin batu permata
Menyelamlah ke samudera
Kalau ingin sebuah cinta
Aku siap memberikannya
Bangau pergi menuju kota
Pulang lagi ke hutan alam
Di balik hati ada cinta
Mekar di dalam diam-diam
Masuk debu pedihlah mata
Pergi ke desa naik kereta
Menatap kamu makin cinta
Apakah impian kan jadi nyata?
Badan sakit pasti meriang
Minum obat dari cawan
Saya ini pria penyayang
Sayang kepada banyak perempuan
Ikan patin jadi masakan
Dimasaknya di kota Palembang
Kurus badan bukan kurang makan
Kurus memikirkan kamu seorang
Ada buaya jangan diganggu
Buaya tidur tak punya nama
Sudah lama aku menunggu
Kapan cintaku kau terima?
Sumedang dulu sebelum Bandung
Di jalanan naik sepeda
Sejak dulu hatiku bingung
Benar ternyata kamu mendua
Burung perkutut tersambar petir
Kayu jati untuk diukir
Jangan takut jangan khawatir
Hatiku setia sampai akhir
Warna balon rupa-rupa
Dibeli di hari raya
Aku tak mengharap apa-apa
Hanya cinta dan setia
Ke Pontianak beli kopiah
Kopiah indah kau dapati
Begitu banyak gadis yang singgah
Hanya dinda yang memikat hati
Bawa peti ke tengah kota
Jatuh di kali berair amis
Bila hati sudah jatuh cinta
Kopi pahit terasa manis
Sakit hati rasanya pedih
Mending makan rujak kedondong
Daripada menangis sedih
Mending kamu saya gendong
Pantun Lucu Untuk Sahabat
pantun lucu persahabatan
Di kursi ada bunga sekuntum
Lalu langsung diambil abdul
Pilihlah teman yang sopan santun
Jangan pilih yang amburadul
sebuah dinding tertempel grafik
ternyata dibuat oleh si akang
pilih juga yang tidak munafik
baik di depan baik di belakang
ada kepompong ada kupu
bales donk sms dari aku
roni waluya makan pizza
ini org kaya mo buang pulza
buah duku buah rambutan
cuci piring bawah jembatan
entah jodohku entah bukan
yang penting persahabatan
Merenung langit di kala senja
Mengharap fajar akan menjelma
Padamu Tuhan kupanjatkan doa
Persahabatan ini subur selamanya
Pergi bernyanyi di dekat taman
Bernyanyi bersama dengan si pragia
Hai kawan pandailah berteman
Tuk hidup tentram bahagia
Diseberang sungai ada sulaiman
Ternyata ada juga si wawan
Berikut beberapa tips berteman
Untuk kamu wahai kawan
jangan menulis diatas kaca
menulislah diatas meja
jangan menangis karena cinta
menangislah karena dosa…
Menatap langit melihat awan
Ditemani anak bernama tia
Yang terakhir untukmu kawan
Pilihlah teman yang betul setia
Ke rumah nenek untuk sowan
Rumah nenek di kota tamanan
Sekian dari ku kawan
semoga bermanfaat dalam pertemanan
Yang merah itu dikatakan cinta
Yang indah itu dikatakan berharga
Bagaimana akhirnya persahabatan kita
smoga menuntun hingga ke Syurga.
tersungging senyum manis di bibirmu
Hilanglah duka terpancar rindu
Ku ukir namamu di dasar qalbu
Ukhwah prsahabtan menjadi dambaku
Mengintai kejora dimalam hari
Hanya kelihatan menjelang pagi
Terimakasih sahabat kerana memahami
Segala kelemahan diriku ini
Suara si pungguk mendayu-dayu
Memuja bulan tak pernah jemu
Biar di dunia kuhimpun rindu
Di akhirat sana kumohon bertemu
Anak haruan mati terperangkap
belut itu dikatakan sepat
Padamu sahabat daku berharap
Di sudut hatiku namamu terpahat
Indah sungguh bunga di taman
Disusun orang buat ucapan
Ingin kuselam hatimu teman
Begitu sukarnya mencari jawaban
melon manis di air es
kemana ajach lo ga’ pernah sms
anak tikus rindu ibunya
sombong nich ceritanya
buah markisah buah kdondong
hey org susah jgn bengong gitu donk
buah cherry dimakan anakonda
eh sorry ,,, pan ane bercanda
naSi RaMeS daRi joGjA_
yG dApEt sMs caKep juGa_
BuaH MangGis diMaKaN uLet_
yG bACa sMs CaKeP BanGeT_
pantun gombal
Di luar sana ada kucing,
Meringkuk dalam udara dingin.
Kalau kepalaku sedang pusing,
Menatapmu itu yang kuingin.
Awan hitam cukup tebal,
Rupanya itu pandangan semu.
Entah merayu entah menggombal,
Yang pasti hatiku rindu kamu.
Kota lama banyak gelatik,
Terbang tinggi jauh melayang.
Makin lama makin cantik,
Pantas saja aku mabuk kepayang.
Batu kali batu bata,
Indah sekali senja merona.
Makin lama makin cinta,
Pribadimu makin mempesona.
Dari hulu hingga ke seberang,
Naik sampan bergoyang-goyang.
Dari dulu sampai sekarang,
Kepadamu selalu sayang.
Keras batu si batu karang,
Tempat bermain ikan dan kerang.
Cintaku bukan cinta sembarang,
Cinta mati untukmu seorang.
Ruang tamu cukup lebar,
Indah dihias oleh permata.
Dekat denganmu dada berdebar,
Apakah itu tanda dari cinta?
Menulis syair di daun lontar,
Lontar diminum airnya segar.
Baru saja pisah sebentar,
Rindu di dada menggelegar.
Udara dingin menggigil rasanya,
Makan ke dalam loyang.
Sekedar ingin bertanya,
Kamu gi ngapain sayang?
Tanah Abang tempatnya kain,
Kota Tegal banyak jamu.
Jangan tanya aku ngapain?
Aku lagi kangen kamu.
Pantun Cinta Yang Paling Gombal
’Naik sepeda jalan ke kota, jangan lupa memakai topinya. Maksud hati ingin berkata, biarlah tulisan ini menjadi wakilnya’’
’Naik kereta mereknya Honda, pergi selayang ke tempat hadapi. Bila cinta mekar di dada, siang malam terbawa mimpi’
‘’Jauh-jauh ke Negeri Cina, hanya untuk mencari ilmu, Namamu saja sudah sangat mempesona, apalagi dengan senyummu’’
‘’Beli kain warnanya merah, dari kediri pakainya batik, digodain jangan marah, salah sendiri punya wajah cantik’’
Gedung gincu tahu petis
Wajahnya lucu orangnya romantis
Hari kamis pada pake batik
Salam manis buat neng yang cantik
Kepiting yuyu makan selada.
Bukan merayu bukan menggoda.
Jalannya rata kakinya tertatih.
Matanya jelita pipinya putih.
Badan gerah kurang segar.
Bibir merah bagaikan mawar.
Pohon mangga daunnya rimbun.
Bening mata sebening embun.
Satu titik di bunga selasih.
Wajahnya cantik hatinya bersih.
Haus minum, badan segar.
Kamu tersenyum hatiku bergetar.
Minum jamu di pinggir kali.
Deket kamu nyaman sekali.
Makan kemumu di pohon randu.
Senyumanmu bikin rindu.
Satu titik di bunga selasih.
Wajahnya cantik hatinya bersih.
Batik batik dari Solo.
Cantik cantik masih jomblo.
Kepiting yuyu makan selada.
Bukan merayu bukan menggoda.
Satu titik dua kedondong.
Hai cantik temenin aku dong.
Minum jamu dari singkong.
Liat kamu langsung cintrong.
Jalannya rata kakinya tertatih.
Matanya jelita pipinya putih.
Badan gerah kurang segar.
Bibir merah bagaikan mawar.
Pohon mangga daunnya rimbun.
Bening mata sebening embun.
’Naik kereta mereknya Honda, pergi selayang ke tempat hadapi. Bila cinta mekar di dada, siang malam terbawa mimpi’
‘’Jauh-jauh ke Negeri Cina, hanya untuk mencari ilmu, Namamu saja sudah sangat mempesona, apalagi dengan senyummu’’
‘’Beli kain warnanya merah, dari kediri pakainya batik, digodain jangan marah, salah sendiri punya wajah cantik’’
Gedung gincu tahu petis
Wajahnya lucu orangnya romantis
Hari kamis pada pake batik
Salam manis buat neng yang cantik
Kepiting yuyu makan selada.
Bukan merayu bukan menggoda.
Jalannya rata kakinya tertatih.
Matanya jelita pipinya putih.
Badan gerah kurang segar.
Bibir merah bagaikan mawar.
Pohon mangga daunnya rimbun.
Bening mata sebening embun.
Satu titik di bunga selasih.
Wajahnya cantik hatinya bersih.
Haus minum, badan segar.
Kamu tersenyum hatiku bergetar.
Minum jamu di pinggir kali.
Deket kamu nyaman sekali.
Makan kemumu di pohon randu.
Senyumanmu bikin rindu.
Satu titik di bunga selasih.
Wajahnya cantik hatinya bersih.
Batik batik dari Solo.
Cantik cantik masih jomblo.
Kepiting yuyu makan selada.
Bukan merayu bukan menggoda.
Satu titik dua kedondong.
Hai cantik temenin aku dong.
Minum jamu dari singkong.
Liat kamu langsung cintrong.
Jalannya rata kakinya tertatih.
Matanya jelita pipinya putih.
Badan gerah kurang segar.
Bibir merah bagaikan mawar.
Pohon mangga daunnya rimbun.
Bening mata sebening embun.
Pantun Gombal
“Sabtu pagi beli pasta gigi, lalu siangnya beli kacamata. Hey Kamu, selamat pagi, iya Kamu yang aku cinta”
“Makan nasi kucing sambil dipangku, eh Kamu selamat pagi pujaan hatiku”
“Ikan nila berenang di kolam, air kolam amatlah dalam. Dari lubuk hati terdalam, kuucapkan selamat malam”
‘’Undur undur nabrak tukang jamu, aku gak bisa tidur nih mikirin Kamu’’
‘’Kamu Prancis aku Belgia, Kamu yang manis siapa yang punya’’
‘’Tante cantik jualan jamu, jamu diminum rasa mengkudu. Meski kita jarang bertemu, cintaku hanyalah untukmu’’
“Makan soto di Surabaya, kalau jomblo boleh kenalan nggak ya”
“Ada burung gagak dan penyu, Kamu tau nggak aku rindu pengen ketemu”
“Buah salak buah delima, Ada banyak wanita cantik hanya Kamu yang aku cinta”
‘’Rajin olahraga bikin tubuh sehat, jangan lupa sarapan dulu, bangun pagi sungguh semangat kalau ingat senyum manismu’’
‘’Beli buku isinya tebal, habis itu membeli buku, Ini serius loh bukan gombal, mau nggak jadi pacarku’’
Air hangat air soda, taruh dibangku buang sekali, kehadiranmu sungguh menggoda, membuat hati semangat kembali
‘’Bawa rantang isinya nasi, nasi dimakan dibagi rata. Biarlah bintang yang menjadi saksi, untuk mengawali cinta kita’’
‘’Naik sepeda jalan ke kota, jangan lupa memakai topinya. Maksud hati ingin berkata, biarlah tulisan ini menjadi wakilnya’’
“Juragan pisau makan buah, eh buah kotor terkena tinta, janganlah resah dan jangan gundah, karena rindu ini bumbu cinta”
‘’Naik kereta mereknya Honda, pergi selayang ke tempat hadapi. Bila cinta mekar di dada, siang malam terbawa mimpi’
‘’Jauh-jauh ke Negeri Cina, hanya untuk mencari ilmu, Namamu saja sudah sangat mempesona, apalagi dengan senyummu’’
‘’Beli kain warnanya merah, dari kediri pakainya batik, digodain jangan marah, salah sendiri punya wajah cantik’’
“Makan nasi kucing sambil dipangku, eh Kamu selamat pagi pujaan hatiku”
“Ikan nila berenang di kolam, air kolam amatlah dalam. Dari lubuk hati terdalam, kuucapkan selamat malam”
‘’Undur undur nabrak tukang jamu, aku gak bisa tidur nih mikirin Kamu’’
‘’Kamu Prancis aku Belgia, Kamu yang manis siapa yang punya’’
‘’Tante cantik jualan jamu, jamu diminum rasa mengkudu. Meski kita jarang bertemu, cintaku hanyalah untukmu’’
“Makan soto di Surabaya, kalau jomblo boleh kenalan nggak ya”
“Ada burung gagak dan penyu, Kamu tau nggak aku rindu pengen ketemu”
“Buah salak buah delima, Ada banyak wanita cantik hanya Kamu yang aku cinta”
‘’Rajin olahraga bikin tubuh sehat, jangan lupa sarapan dulu, bangun pagi sungguh semangat kalau ingat senyum manismu’’
‘’Beli buku isinya tebal, habis itu membeli buku, Ini serius loh bukan gombal, mau nggak jadi pacarku’’
Air hangat air soda, taruh dibangku buang sekali, kehadiranmu sungguh menggoda, membuat hati semangat kembali
‘’Bawa rantang isinya nasi, nasi dimakan dibagi rata. Biarlah bintang yang menjadi saksi, untuk mengawali cinta kita’’
‘’Naik sepeda jalan ke kota, jangan lupa memakai topinya. Maksud hati ingin berkata, biarlah tulisan ini menjadi wakilnya’’
“Juragan pisau makan buah, eh buah kotor terkena tinta, janganlah resah dan jangan gundah, karena rindu ini bumbu cinta”
‘’Naik kereta mereknya Honda, pergi selayang ke tempat hadapi. Bila cinta mekar di dada, siang malam terbawa mimpi’
‘’Jauh-jauh ke Negeri Cina, hanya untuk mencari ilmu, Namamu saja sudah sangat mempesona, apalagi dengan senyummu’’
‘’Beli kain warnanya merah, dari kediri pakainya batik, digodain jangan marah, salah sendiri punya wajah cantik’’
Langganan:
Komentar (Atom)