Dinosaurus lari dari hutan,
Gaduh langkahnya mengguncang bumi.
Gadis cantik jadi tujuan,
Ternyata naksir, bukan mau dimakan, nih!
Di lembah hijau terdengar gemuruh,
Tyrannosaurus datang menyerbu.
Gadis cantik berlari luruh,
Eh, si Dino malah ngajak bersatu!
Mentari tenggelam warnanya jingga,
Langit memerah bagai lukisan.
Dino besar jatuh cinta juga,
Pada gadis cantik di perempatan.
Dinosaurus lari sambil tersipu,
Gadis cantik duduk di batu.
Bukan mau makan, bukan mau serbu,
Cuma mau bilang, “Aku cinta kamu!” π
Langkah Dino mengguncang semak,
Gadis cantik berlari cepat.
Ternyata Dino hatinya retak,
Melihat senyummu bikin terpikat! π
T-rex datang bawa bunga,
Walau tangan pendek tetap percaya.
Gadis cantik, jangan kau curiga,
Cintaku tulus dari zaman purba! π¦π
Dinosaurus main gitar di taman,
Meski senarnya dari tali sepatu.
Gadis cantik lewat pelan-pelan,
Langsung deg-degan, jantungnya ngacau satu-satu! πΈπ¦
Naik sepeda keliling rawa,
Tiba-tiba Dino muncul dari semak.
Gadis cantik bilang, “Jangan gila!”,
Dino pun senyum, “Cinta tak bisa ditolak!” ππ
Makan bakso pakai kerupuk,
Dino datang wajahnya merah.
Gadis cantik duduk tersedak,
Dino langsung kasih nafas buatan... dari jarak aman lah! π
π«’
Burung terbang di langit senja,
Angin lembut menyapu desa.
Dino ngaku cinta setulus kata,
Walau lidahnya mirip iguana! π¦❤️
Setiap hari, Dino datang ke pasar.
Kadang bantu ngangkat galon.
Kadang nyanyi lagu cinta pakai daun pisang sebagai ukulele.
Kadang cuma duduk diem sambil mengibas ekor kalau Citra lewat.
Warga awalnya takut. Tapi lama-lama mereka suka.
Apalagi Dino nggak makan orang, cuma suka beli es doger.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar